Belum lama ini, peristiwa kurang terpuji terjadi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Stadion itu menjadi lokasi kerusuhan suporter Persebaya Surabaya yang kecewa setelah timnya kalah 2-3 dari PSS Sleman dalam pertandingan Liga 1 Indonesia 2019.

Suporter Persebaya yang akrab disapa Bonek itu membakar papan iklan tepat di pinggir lapangan, jaring gawang, dan perusakan terhadap sarana stadion. Kerugian karena kerusuhan itu pun mencapai nilai Rp300 juta (sekitar RM88,9 juta)

Peristiwa tersebut disayangkan oleh berbagai pihak karena hanya berselang lima hari setelah Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Terlebih, Stadion GBT adalah salah satu dari 10 stadion yang diajukan PSSI kepada FIFA untuk menggelar event tersebut.

Insiden di Stadion GBT juga menuai sorotan dari berbagai pihak. Tidak sedikit media-media dari luar Indonesia yang menyoroti peristiwa kurang terpuji tersebut dan mempertanyakan kelayakan Indonesia untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021.

Bonek Ricuh
Sumber Gambar: Bola.Republika

Namun, Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, memastikan insiden di Stadion GBT tidak mempengaruhi persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Ia memastikan bahwa persiapan terus berlanjut.

“Insiden tersebut dan persiapan ini tak ada hubungannya, kami akan terus berjalan. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi akan terus memberikan laporan secara komprehensif dan Komdis PSSI akan menindak tegas bila ada tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran disiplin,” kata Ratu Tisha, dikutip dari Bola.com.

“PSSI akan bekerja sama dengan semua pemerintah kota, terutama yang memiliki venue untuk Piala Dunia U-20 agar lebih komprehensif dalam melakukan perbaikan ataupun menjaga kondisi fasilitas tersebut dan di sekitarnya,” lanjutnya.

“Saya pun merasa Persebaya sebagai klub di sana juga akan menjalankan tugasnya dengan baik. PSSI percaya itu, dan kami tetap fokus dengan persiapan infrastruktur,” tuturnya menambahkan.

Selain Stadion GBT, PSSI telah menyiapkan sembilan stadion lainnya untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor), Stadion Manahan (Solo), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta).

Kemudian Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang). Nantinya, FIFA akan memilih enam dari 10 stadion yang diajukan PSSI.

Baca juga artikel lain berkaitan bola sepak Indonesia yang telah kami sediakan untuk anda.

Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Robert Rene Alberts Contohkan Malaysia

Pelatih Bali United Bandingkan Fasilitas Sepak Bola Di Indonesia Dengan Malaysia

Luis Milla Dan Shin Tae-yong Dipertimbangkan Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia