Pertemuan antara Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menuai perdebatan netizen. Ada dua kubu yang menyimpulkan kejadian tersebut.

Beberapa waktu lalu, Mochamad Iriawan selaku PSSI mengunjungi sesi latihan Timnas Indonesia. Tak sendiri, ia ditemani oleh para staf dan tentunya Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.

Nah, ketika Indra Sjafri bersua Shin Tae-yong, Indra mengulurkan tangan seolah seperti hendak berjabat tangan. Namun, Shin Tae-yong tidak meliriknya, pelatih asal Korea Selatan itu justru berpelukan dengan pria berjaket hitam dan kemudian pergi.

Tangan Indra Sjafri sendiri baru turun setelah pelukan Shin Tae-yong berakhir. Tidak diketahui bagaimana kelanjutan kejadian itu karena kamera langsung mengarah ke Mochamad Iriawan.

Momen tersebut dibagikan oleh akun @kenikmatan_suporter yang mengambil dari tayangan YouTube PSSI. Di kolom komentar pun menuai perdebatan. Ada yang menganggap Indra Sjafri ingin mengajak jabat tangan, tapi ditolak.

Namun, ada pula yang menganggap bahwa Indra Sjafri sejatinya mengingatkan keduanya untuk menjaga jarak alias jangan berpelukan, mengingat Shin Tae-yong baru pulih dari COVID-19.

https://www.instagram.com/p/COxLOvcnpFX/

“Dah jelas mau sekuat tenaga apapun untuk nutupin konflik is dan sty bakal keliatan,” tulis @bagoes_safarizhky.

“Itu bukan gestur salaman dari coach indra,” tulis @biirulangitt.

“Itu nyuruh STY salaman, bukan mau salaman. Media oh media,” tulis @aq_ghanisan.

“Menurut Saya, indra sjafri bukan mao salaman. Dia lg ngingetin prokes (jaga jarak),” tulis @zharis14.

Indra Sjafri dan Shin Tae-yong sendiri memang memiliki history hubungan kurang apik di masa lalu. Namun, hubungan keduanya sudah membaik dan saling memafkan satu sama lain. Sehingga insiden itu mungkin bukanlah tolakan ajakan jabat tangan.